Penyelewengan akidah

08.43

Indonesia merupakan sebuah Negara yang sangat plural, baik dari segi budaya maupun agama dan kepercayaan. Hal ini rupanya sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Bisa kita lihat dari berbagai perbedaan yang mewarnai setiap perbuatan mayarakat. Perbedaan ini dapat disikapi dengan berbagai cara, dari yang berusaha menghargai sampai yang berusaha memanfaatkan demi perpecahan bangsa dan umat islam.

Dalam permasalahan ini, umat islam adalah pihak yang paling dipusingkan, karena harus menghadapi tekanan yang begitu besar dari kelompok atau pihak asing yang menginginkan kebebasan yang begitu tanpa batas, sampai pada hal masalah orientasi seksual. Sekarang kita dapat melihat bersama bagaimana maraknya komunitas homoseksual di Indonesia, baik dari guy dsampai lesbian, apa yang sebenarnya sedang terjadi di negeri yang katanya sangay bermoral dan beradab ini.

Ada sebuah konspirasi besar di balik itu semua, yaitu penghancuran aqidah islam di Indonesia. Siapa yang mengincar umat islam di Indonesia? Dan Mengapa umat islam di Inonesia yang harus di incar?

Yang mengincar Indonesia adalah sekelompok yahudi yang bernaung dalam freemansory, sebuah kelompk yang menguasai ekonomi dunia. Mereka melakukan penghancuran akidah tidak dengan jalan perang atau hal semacamnya, namun dengan berbagai upaya yang menarik simpati dan tentunya yang berorientasi materi. Contoh yang paling sering ditemui adalah pengiriman dosen-dosen IAIN ke McGill Univercity. Bagaimana bias seorang dosen yang seharusnya menguasai ilmu islam harus belajar islam di dunia barat. Akhirnya mereka di cuci otaknya agar mengajarkan islam secara inklusif dan pluralis, hasilnya terlihat jelas pada anggota JIL dan Wahid Institute.

Usaha di atas tidak seberapa jika dibandingkan dengan pengaruh Yahudi pada tokoh besar Indonesia seperti Gus Dur, bayangkan seorang Gus Dur yang menjadi ikon NU menjadi ‘Kwan yang bersahat” dengan Israel dan yahudi. Dalam masa pemerintahan Gus Dur banyak pe;ajar Indonesia yang dikirim belajar ke barat bahkan Israel, sehingga cara berpikir sudah sangat teracuni.

Hal yang sangat berbahaya sekarang adalah penguasaan kelompok yahudi di media massa Indonesia, praktis tinggal Republika saja yang tetap membela umat islam, itupun dalam beberapa edisi berani menampilkan tulisan orang JIL. Sangat berbahaya karena umat islam sangat sering melihat media baik elektronik maupun cetak, bila dalam sajian berita setiap harinya menyudutkan umat islam dan menampilkan sajian yang menggusur aqidah dan moral sesuai islam, lalu bayangkan saja apa yang akan terjadi pada 50 tahun yang akan dating?

Lalu mengapa umat islam Indonesia yang diincar, karena umat islam terbesar di dunia adalah di Indonesia dan kondisi Indonesia sangat memungkinkan untuk melakukan pemurtadan secara terang-terangan maupun pemurtadan dalam segi aqidah. Contoh yang nyata adalah fenomena goyang yang aneh2 dalam musik dangdut. Lihat Inul maupun Dewi Persik, penampilannya layak disebut seperti “pelacur”. Apa daya umat islam tidak mampu menahan, malah ikut terseret dalam arus yang sangat deras ini.

Sampai kapan umat islam di Indonesia harus menahan cibaan ini, sudah saatnya kita yang tahu permasalahan dan kondisi bangsa ini mau dan mampu berdakwah, pertama bagi sesame umat islam, karena jumlah umat islam di Indonesia saat ini tinggal 82%, tergerus oleh aksi para misionaris yag melakukan pemurtadan massal terhadap umat islam, saya bias menulis begini karena melihat salah seorang kerabat dekat yang menjadi nasrani karena iming-iming harta yang melimpah dari para misionaris. Semoga ALLAH SWT merahmati perjuangan para mujahid yang terus berusaha mengakkan agama-NYA. ALLAHUAKBAR….!!!!

You Might Also Like

0 comments

Follow My Twitter

Flickr Images