AKSI CENTURY EMAS BANGSA

15.47

AKSI CENTURY EMAS BANGSA
(KAMMI Daerah Semarang, BEM KM UNDIP, BEM UNNES)

Penanganan kasus century telah memasuki babak baru, melalui penyelesaian melalui hak angket DPR. Panitia hak angket sendiri telah dengan tegas memanggil Boediono serta Sri Mulyani untuk dimintai keterangan. Keduanya adalah tokoh kunci pengucuran bail out century 6,7 trilyun rupiah.
Pangkal masalah semakin menjadi rumit saat memasuki pemeriksaan di DPR.

Berbagai versi mulai bergulir, dari semua pihak yang dimintai keterangan. Yang pasti rakyat menginginkan satu hal, yaitu penyelesaian yang tuntas dan sampai ke akar permasalahan. Hal inilah yang saat ini sangat kita ragukan bisa, apakah pansus century ini bisa dan mau menyelesaikan kasus century tanpa adanya deal ploitik dengan penguasa saat ini, SBY.

Kita tahu bersama SBY adalah seorang politisi yang gemar menyelesaikan masalah dibelakang layar dengan deal politik tentunya. Kita masih ingat banyak kasus terkait SBY dan Partai Demokrat berhenti tanpa ada kelanjutan cerita. Ini yang tidak kita harapkan dari berjalannya pansus angket century.
Pansus century ini menjadi sasaran empuk untuk proses deal politik antar pemainnya di dalam DPR. Jangan sampai pansus menghasilkan kesimpulan yang dangkal dan absurd, sehingga kasus century ini mengambang dan tyidak jelas dibawa kemana. Ini bisa terjadi bila anggota pansus melakukan deal politik di belakang dengan kubu SBY.

Oleh karena itu agar pemeriksaan pansus angket century lebih leluasa dan cepat, seharusnya Boediono dan Sri Mulyani di nonaktifkan dari jabatannya sekarang, semata melihat keseriusan pemerintah SBY dalam menyelesaikan kasus century. Kita semua berharap penyelesaian kasus century benar-benar diselesaikan dengan cara-cara yang memihak rakyat.

Dengan ini EMAS BANGSA bersikap:
1. Menuntut Pansus Century bersikap objektif dalam penyelesaian kasus ini dan meolak segala bentuk deal politik serta intervensi partai dalam penyelesaian kasus century.
2. Menuntut SBY untuk menonaktifkan Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani dalam proses penyelesaian kasus century.

You Might Also Like

0 comments

Follow My Twitter

Flickr Images