BALLACK: Mr.Runner up

13.36

Ballack saat pengaluangan medali perak di Final Chapions 2008
Momen sepakbola terdekat adalah Euro 2012 di Polandia dan Ukraina. Ngobrolin bola memang ga ada habisnya kan, banyak yang bisa dibahas, dari pemain bintang sampai pecundang. lah kali ini, ane bakal bahas satu pemain bintang yang nasibnya sangat tragis, dia adalah Michael Ballack.

Nasib tragis yang ane maksud bukan karena doi kecelakaan atau patah hati, tapi karena Ballack nih pemain yang sangat sering gagal di Final. Ballack nih pemain yang melejit dan terlihat potesinya di Kaiserlautern. Setelah promosi, doi bawa tuh klub juara Liga Jerman. Kehebatan Ballack membuatnya pindah ke Bayern Leverkusen, klub hebat Jerman tapi belum pernah juara Liga, ngenes banget kan.

Lah nih nasib tragis Ballack terjadi pada musim 2001-2002. Penampilan Leverkusen saat itu amat sangat menjanjikan. Gmana ga, di liga Jerman sampai akhir musim masih berpeluang juara, di Liga Champions masuk final dan di piala Jerman masuk final pula.

Nasib ya nasiblah, di liga Jerman Leverkusen keyok di akhir musim, sehingga Borrusia Dortmund ambil gelar juara Liga Jerman kala itu. Ngenes lagi di final Piala Jerman Leverkusen keyok lawan Bayern Munich (kalo ga salah lho). Parahnya di final Liga Champions Leverkusen ditekuk Real Madrid 1-2 lewat gol legendaris Zinedine Zidane. Ballack yang jadi jenderal lapangan tengah merasakan "sesak" yang teramat dalam, Leverkusen Hattrick Runner up.

Ballack di Final Euro 2008
Nasib tragis Ballack berlanjut di Piala Dunia Korea-Jepang 2002, tepat setelah kekalahan di final liga Champions. Ballack berhasil bawa Jerman masuk final hadapi Brazil, namun akibat akumulasi kartu kuning di Semifinal Ballack absen di final. Alhasil Jerman keok 0-2 dari Brazil, jadilah Ballack menerima medali perak keempat dalam satu musim.

Pada musim 2006-2007 Ballack pindah dari Bayern Munich ke Chelsea dengan bebas transfer. Pada musim pertamanya Ballack hanya mampu bawa Chelsea menjadi runner up Liga Inggris. Pada musim 2007-2008 nasib tragis Ballack kembali terjadi. Pada musim tersebut kembali Chelsea hanya menjadi runner up Liga Inggris. Ballack berhasil bawa Chelsea menembus Final Liga Champions di Moskow Rusia menghadapi Manchester United. Sialnya Chelsea gagal menjadi juara setelah kalah adu pinalti. Untuk kedua kalinya Ballack gagal juara Champions.

Kesialan Ballack berlanjut di piala Eropa 2008 Swiss-Autria. Ballack berhasil bawa Jerman menembus final piala eropa menghadapi Spanyol. Kembali Ballack hanya mampu meraih medali perak, setelah tendangan cip Fernando Torres menjebol gawang Jens Lehmann, kiper Jerman kala itu. Ballack adalah pemain paling merana saat itu, bahkan televisi terus menyorot ekspresinya.

No punggung 13 
Nampaknya Ballack adalah pemain yang berhasil "menikmati" final turnamen besar, namun selalu gagal menjadi juara. banyak yang bilang ini karena kegemarannya memakai nomor punggung 13, yang di eropa memang dianggap sebagai nomor sial.

You Might Also Like

0 comments

Follow My Twitter

Flickr Images