Sempurnakah Agamaku di Esok Hari???

13.20

Ini kutulis sehari sebelum ku "ikrarkan" khitbah kepada seseorang. Entah apakah besok khitbahku diterima atau tidak, tapi biar blog ini menjadi saksi, tentang usaha seorang lelaki yang ingin menyempurnakan agamanya.


Aku tak akan buka siapa wanita itu, tak pula aku ceritakan bagaimana ku mengenalnya. Itu semua tak lagi penting, karena bagiku yang terpenting adalah dia telah mampu menghapus luka lama. Entah apakah esok akan menjadi penutup luka, atau malah menjadi luka baru yang lebih dalam.

Sampai besok mungkin dia tak tahu perasaanku. Karena tingkahku yang urakan ini, sebenarnya tak akan diharapkan oleh "gadis" baik-baik. Tapi entah mengapa cinta tumbuh di ramainya laku-ku. Tak biasa ku menyukai gadis yang aku tak jaim di depannya.

Aku tulis ini dengan menahan tetesan air mata yang mengantri di kelopak mata, tapi tetap mampu kutahan. Biarlah air mata ini kusimpan untuk esok hari, apapun jawabannya.

Aku yakin tak banyak orang menyadari ini dan akan menjadi cerita panjang saat tingkahku di esok hari ramai diketahui orang. 

Aku tak sedang mencari yang rupawan, apalagi yang jutawan. Aku hanya ingin mencari kenyamanan, seseorang yang aku kenal dan tahu tingkahku selama ini. Bukan orang asing yang tiba-tiba hadir dihadapan dan menerima ikrar janji sehidup semati.

Blok-blok impianku sudah tersusun rapi dan kau menjadi salah satu pilarnya. Dan semoga Tuhan memberi apa yang aku harapkan, sebuah jawaban "Iya akh".

You Might Also Like

0 comments

Follow My Twitter

Flickr Images