Cinta Itu Tentang Hati, Bukan Testosteron

14.54



Ahhhh sudah sebulan persis sejak meninggalkan istri di rumah. Maklum, baru dapat job baru di Jakarta. Sementara istri ditinggal di Semarang, rencana minggu ini pindahan ke jakarta.

Jujur saat seminggu awal di jakarta bingung berat. Ini kota macet luar biasa dan lihat cewek ngrokok jadi biasa banget. Alhamdulillah, sebulan berjalan sudah jadi biasa.

Mau sedikit share sama kawan-kawan pemabca (kalo ada yang baca ya). Sudah sejak 5 November saya sibuk di Indo Defence, bantu-bantu lah. Cuman begini, itu stand isinya cewek cakep pake baju seksi semua. Terus ada apa???

Kebetulan kerjaan saya buat berita atau tulisan gitu, jadi nongkrongnya di media center. Sambil dengerin Raisa ma Kerispatih. Tiba-tiba ada kepikiran satu redaksional menarik bahwa "Cinta itu tentang hati, bukan testosteron". Menurut kalian gimana???

Secara saya udah nikah, lalu LDR dan dalam suasana jauh dari istri ketemu cewek-cewek seksi gitu, terus sambil ngetik dengerin lagu-lagu galau Raisa ma Kerispatih. Dapet deh feel nya, mudeng atau mubeng nih???

Dalam situasi seperti itu godaan mata luar biasa. Tapi gara-gara lagu galau Mbak Raisa dan Kerispatih jadi meluruskan otak dan hari, ckckckckck. Alhasil, kayaknya saringan otak+hati bekerja sempurna. Sampai pada kesimpulan, bahwa yang seksi-seksi itu bukan tentang cinta dan hati kita tak tergerak.

Rindu sama istri di rumah, mengenang masa-masa perjuangan mendapatkannya. Semua campur aduk saat berkontemplasi dengan bantuan Raisa dan Kerispatih. Begitulah cinta, perlu ujian yang nyata, kalau lolos satu ujian, akan datang ujian lebih berat, sampai kita capai ma'rifat.

*Ditulis di media center INDO DEFENCE 2014 JIEXPO Kemayoran

You Might Also Like

0 comments

Follow My Twitter

Flickr Images